"Penandatangan kontrak kerjasama oleh PLT Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) sekaligus Kepala BRIDA Provinsi Papua Barat, Prof. Dr. Charlie D. Heatubun, S.Hut., M.Si" dok.brida_mediapapuabarat
BridaNews_Timika — Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) menandatangani kontrak kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Papua Barat. Penandatanganan kontrak kerjasama ini berlangsung di Timika, Selasa (12/5/2026).
Kontrak tersebut berkaitan dengan Naskah Akademik Terkait Inisiatif Pembentukan Kabupaten Pegunungan Bintang sebagai Kabupaten Pembangunan Berkelanjutan. Penandatanganan itu turut disaksikan Kepala Inspektorat Provinsi Papua Barat, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Papua Barat, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Papua Barat, serta rombongan dari BAPPERIDA Kabupaten Pegunungan Bintang.
Pelaksana Tugas Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) sekaligus Kepala BRIDA Provinsi Papua Barat, Prof. Dr. Charlie D. Heatubun, S.Hut., M.Si., menyampaikan apresiasi atas pertemuan yang disebutnya sederhana namun bersejarah itu.

"Penandatangan oleh Pelaksana Tugas Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) sekaligus Kepala BRIDA Provinsi Papua Barat, Prof. Dr. Charlie D. Heatubun, S.Hut., M.Si" (dok.brida_mediapapuabarat)
Menurut Heatubun, kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman antara Gubernur Papua Barat dan Bupati Pegunungan Bintang sebagai Kabupaten Pembangunan Berkelanjutan.
“Kami berharap Kabupaten Pegunungan Bintang dapat menjadi contoh bagi kabupaten maupun provinsi lain di Tanah Papua. Apa yang kita cita-citakan ini diharapkan segera terwujud demi masa depan anak cucu kita,” ujarnya.
Ia juga mengutip pesan Gubernur Papua Barat mengenai pentingnya menjaga sumber daya alam bagi generasi mendatang.
“Pesan Bapak Gubernur Papua Barat selalu mengingatkan bahwa tugas utama kita adalah mewariskan mata air bagi anak cucu, bukan mewariskan air mata,” katanya.
Heatubun menegaskan bahwa seluruh upaya pembangunan berkelanjutan membutuhkan sinergi, komitmen, dan tanggung jawab bersama.
“Semua yang kita lakukan membutuhkan sinergitas, komitmen, dan hati yang mau bekerja dengan penuh tanggung jawab. Semoga apa yang kita mulai dari hal-hal kecil seperti ini dapat berjalan lancar dan Tuhan menyertai dengan baik,” harapnya.

"Foto bersama" (dok.brida_mediapapuabarat)
Sementara itu, Kepala BAPPERIDA Kabupaten Pegunungan Bintang, Yance Tapyor, ST., M.AP., mengatakan daerahnya masih tergolong kabupaten baru sehingga membutuhkan pendampingan, perencanaan, dan kerja sama dengan pemerintah provinsi yang telah lebih maju dalam pengelolaan pembangunan berkelanjutan.
“Bapak Bupati mendorong kami di BAPPERIDA untuk membangun kerja sama dengan BRIDA Papua Barat, karena Papua Barat menjadi model bagi daerah lainnya,” ujarnya.
Yance juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Papua Barat dan berbagai pihak yang terlibat dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah ke depan.
Ia berharap kerja sama tersebut dapat berjalan baik dan memberikan manfaat bagi kemajuan Kabupaten Pegunungan Bintang. (lb/brida_mediapapuabarat)

